PROFIL

Tautan permanen menuju artikel ini: http://pgrikotasurabaya.com/profil/

SEJARAH PGRI

SEJARAH SINGKAT PGRI Pada awalnya organisasi perjuangan guru-guru pribumi pada zaman Belanda berdiri pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Organisasi ini bersifat unitaristik yang anggotanya terdiri dari para guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan penilik sekolah. Dengan latar pendidikan yang berbeda-beda, mereka umumnya bertugas di sekolah desa dan sekolah rakyat …

Lihat halaman »

JATI DIRI

JATI DIRI PGRI PGRI adalah organisasi perjuangan, profesi, dan tenagakerjaan, berskala nasional yang bersifat : Unitaristik, tanpa mmemandang perbedaan ijzah, tempat bekerja, kedudukan,suku, jenis kelamin, agama, dan asal usul independent, yang berlandaskan pada prinsip kemandirian organisasi dengan mengutamakankemitrasejajaran dengan berbagai fihak non partai politik, bukan partai politik, tidak terkait dan atau mengikat diri pada kekuatan …

Lihat halaman »

TUJUAN

ANGGARAN DASAR TUJUAN PGRI   BAB  VI TUJUAN Pasal 8 PGRI bertujuan : Mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Berperan serta aktif mencapai tujuan nasional dalam mencerdaskan bangsa dan membentuk manusia Indonesia seutuhnya, Berperan serta mengembangkan sistem dan pelaksanaan pendidikan nasional, Mempertinggi kesadaran dan sikap guru, meningkatkan …

Lihat halaman »

VISI DAN MISI

BAB VI VISI DAN MISI Pasal 6   Visi PGRI Terwujudnya PGRI sebagai organisasi proesi terpercaya, dinamis, kuat, dan bermartabat. Pasal 7 Misi PGRI : Meningkatkan profesionalitas guru dan dosen ; Memberikan perlindungan profesi, hukum, keselamatan dan kesehatan kerja, serta hak atas kekayaan intelektual ; Meningkatkankesejahteraan guru, dosen, dan tenaga kependidikan ; Membangun kerjasama dengan …

Lihat halaman »

KEANGGOTAAN

Anggaran Dasar PGRI BAB XI KEANGGOTAAN, KEWAJIBAN, DAN HAK Pasal 14 Yang dapat diterima menjadi anggota PGRI adalah warga negara Republik Indonesia, yang dengan sukarela mengajukan permohonan menjadi anggota serta memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam Anggaran Rumah Tangga. Pasal 15 Keanggotaan berakhir : atas permintaan sendiri, karena diberhentikan, atau karena meninggal dunia Pasal  16 (1) …

Lihat halaman »

ARTI LAMBANG PGRI

    Bentuk: Cakra/Lingkaran melambangkan cita-cita luhur dan daya upaya menunaikan pengabdian terus-menerus. Lukisan, corak, dan warna: Bidang : bagian pinggir Lingkaran berwarna merah melambangkan pengabdian yang dilandasi kemurnian dan kebernian bagi kepentingan rakyar. Warna putih dengan tulisan “Persatuan Guru Republik Indonesia” melambangkan pengabdian yang dilandasi kesucian dan cinta kasih. Panduan warna pinggir merah-putih melambangkan …

Lihat halaman »

SIFAT PGRI

Sifat PGRI Unitaristik, tanpa memandang perbedaan ijazah, tempat kerja, kedudukan, agama, suku, golongan, gender, dan asal-usul. Independen, berlandaskan pada kemandirian dan kemitrasejajaran Nonpartai Politik, bukan merupakan bagian dan tidak berafiliasi kepada partai politik.   [soundcloud url=”https://api.soundcloud.com/tracks/201559841″ params=”auto_play=true&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false&visual=true” width=”100%” height=”1″ iframe=”true” /]

Lihat halaman »

FUNGSI DAN KEWENANGAN PGRI

Fungsi dan Kewenangan PGRI Pada tahun 2004, Presiden RI menyatakan guru sebagai sebuah profesi. Pada tahun 2005, terbitlah Undang-Undang No. 14 tentang Guru dan Dosen. Sesuai amanat dalam UU tersebut, PGRI sebagai organisasi profesi guru memiliki kewenangan (Pasal 42) , yaitu:  menetapkan dan menegakkan kode etik guru;  memberikan bantuan hukum kepada guru;  memberikan perlindungan profesi …

Lihat halaman »

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>